Bayangkan kita
berdomisili di Indonesia yang menggunakan mata uang rupiah, lalu kita melihat
suatu barang buatan Amerika yang di Amerika sendiri menggunakan mata uang
dollar. Kita melihat harga yang tercantum di barang tersebut sebesar 5.000
dollar, dan tidak mungkin kita dengan polosnya membeli barang tersebut dengan
uang sebesar 5.000 rupiah. Kenapa? Karena nilai atau harga mata uang antara rupiah
dan dollar berbeda. Dan untuk cara untuk menyamakan nilai mata uang adalah
dengan menukarnya. Menukar bukan berarti seperti kita punya uang 5.000 rupiah
lalu di beri dengan jumlah yang sama yaitu 5.000 dollar, namun penukaran
tersebut berlandas pada Kurs.
Kurs adalah nilai tukar atau pengukuran nilai mata uang
terhadap nilai mata uang yang lain. Kurs antar negara bisa berbeda jauh, dekat,
atau bisa juga sama. Pertukaran mata uang pertama kali menggunakan dollar
sebagai pengukur untuk nilai emas pada zaman perang dunia dan untuk mencegah
terjadinya krisis keuangan dunia. Tetapi sekarang saya tidak ingin menjelaskan
sejarah pertukaran mata uang, melainkan keadaan mata uang saat ini.
Pada kasus di paragraf pertama, sebelum kita
membelanjakan barang tersebut kita perlu mengetahui dulu nilai tukar antara
dollar dan rupiah. Untuk saat ini tanggal 17 Maret 2017, nilai tukar dollar ke
rupiah adalah 1 dollar sama dengan 13.333.00. dengan kata lain jika kita
memiliki uang 13.333.00 rupiah barulah kita bisa memiliki nilai per 1 dollar. Kembali
lagi ke kasus yang di atas, jadi bukan sebanyak 5.000 rupiah kita membayar
barang tersebut tetapi 66.665.000.00 rupiah (5.000 X 13.333.00) barulah kita
mendapatkan barang tersebut.
Bagi yang baru mengetahui jangan kaget dengan hal
tersebut, tetapi bagi kalian yang sudah pernah melakukan transaksi online antar negara melalui web amazon.com,
eBay, atau web yang sejenisnya, pasti
nilai kurs atau tukar bisa sangat berpengaruh. Tidak hanya individu yang
merasakan perbedaan kurs, tetapi juga perusahaan besar bersakala internasional
yang menjual dan membeli barang dalam jumlah yang banyak dan pasti kurs yang
berubah setiap harinya memiliki dampak tersendiri bagi perusahaan.
Berdasarkan pengalaman saya selama bertransaksi online nilai kurs yang berubah – ubah memang
sangat mengganggu. Pasalnya selang berbeda satu hari saja nilai tukar bisa
tetap dan bisa berubah. Pernah di pertengahan tahun 2015 (saya lupa
tanggal dan bulan berapa) saya ingin membeli suatu barang yang anggap saja
harganya $200, kebetulan uang saya cukup untuk membeli barang tersebut dan saya
berencana membeli barang tersebut besok. Tetapi keesokan harinya setelah saya memesan
barang tersebut dan saat keluar harganya, ternyata uang saya kurang 100.000
lalu dengan terpaksa saya menggunakan uang lebih dari perkiraan saya.
Pengalaman yang lain yang saya dengar dari teman saya. Waktu itu dia berniat
membeli barang juga, pada hari dimana dia melihat barang itu di web dan langsung membelinya. Tetapi dia
bilang kalau saja dia membeli barang tersebut besok pasti dia bisa membeli
barang tersebut lebih rendah dari harga kemarin.
Pengalaman di atas hanya sebagai gambaran bagaimana kurs
bisa mempengaruhi harga walaupun hanya berubah 3 digit di belakang. Dan saya
juga sebelum mengetik paragraf ini saya mengecek kurs mata uang dollar ke
rupiah dari 13.333.00 menjadi 13.328.00, dan hanya berselang 5 menit setelah
pencarian terakhir tadi nilai tukar yang dari 13.328.00 berubah menjadi
13.336.00. karena kejadian ini kurs menurut saya adalah hal yang paling tidak
menentu di dunia, selain wanita.
Sekian. ~
